Monday, March 10, 2008

http://www.katatata.com/



Abah said,
March 10, 2008 @ 2:15 am
Psikologis, pemerhati itu juga haus perhatian. Ibarat yang bercermin, klo dia bisa senyum maka yang lain juga kudu mampu senyum. Klo nggak, walah kayak apa sengsara dihatinya. Kasus Monty genjul itu jadikan aja sebagai cermin retak lho mbak. Jangan biarkan ada dendam dihati, “lelaki itu memang bangsat.” Ntar malahan mbak yang dicap sakit. Mendingan sering2 aja, makan durian lampo ramei2 berbusana merah2 kayak di header itu. Masih banyak lelaki yang baik dan tak semua laki laki, bersalah kepadamu. Tul gak tuh mas Ersis?

No comments: