Sunday, April 01, 2007

Aisyah


2 - Waaahhh, maaf. Jangan tersinggung ya neng Ai, karena abah nulis Gaby-sitter. Salah2 kan jidat abah bisa dikemplang orang. Iya sih abah bangga sama cucu perdana. Klo boleh abah simpulkan neng Ai ini salah satu personil maskapai penerbangan. Klo lihat tampilan jeng Kiki rasanya neng Ai ini pramugari Garuda. Semoga sekarang salah satu Purser atau Secretary di Garuda. Hehehe, abah jadi ingat pernah kerja di lingkungan teknik di Kemayoran 1966-1969. Termasuk semasa jetliner Boeing 990 PK-GJC jatuh di Adam's Peak Colombo. Klo berkenan tulis ke imel abah ya neng, Manatahu terapi hidro dan akkupressi abah bisa ikut bantu buat ibunda. (Comment this)

Written by: emanrais pada 2007/03/26 - 17:34:09


3 - Abah Eman,

wach abah...kumaha damang? nuhun pisan masih setia membaca tulisan saya. Mengenai profesi, saya ini seorang sekretaris di sebuah airline di Jakarta. Kepengennya suatu saat bisa jadi psikolog, tapi juga ingin nyambi jadi penulis yang bukunya bisa dibaca banyak orang dan bermanfaat. Tapi Alhamdulillah, sementara ini saya menyenangi pekerjaan saya seperti adanya. Mengenai kecintaan saya terhadap pekerjaan saya bisa abah dapatkan pada article-article saya tentang sekretaris. Karena kita cinta pekerjaan dan profesi, makanya baru bisa bercerita tentang pekerjaan tersebut..bukan begitu Abah?? :)

Salam buat neng Gaby nya bah...Insya Allah I will keep writing..dan selalu ditunggu komentarnya.

Wassalam,
Ai (Comment this)

Written by: Ai pada 2007/03/29 - 05:05:03 in reply to: 1


4 - Alhamdulillah neng pangesto. Abah sakulawargi aya hibar. Abah mah bukan tipe setia kok neng. Suka ajol2an bari luluncatan kawas bajingluncat di astana, aduuuuuhhhh. Tapi kan kebangeten pisan klo bacaan sarat makna yang harum wangi hangat kayak sekuteng Priangan ini kudu berlalu begitu saja tanpa terbaca apalagi terserap isinya. Kituh lho neng. Meski abah yakin klo atas semua hasrat itu Insyallah neng pasti bisa. Abah ma Gaby cuma bisanya turut mendoakan. Kayak notasi ekstasional turut mengundang di surat uleman. Kenapa? Karena jalur titian neng memang sudah sedari sonohnya begitu kok Alhamdulillah neng abah juga dah turut baca kisah muhibah neng bersama para sekretaris nenamu ikut Gulf Air ke pabrik keju di Baros. Orokaya, abah aja yang sejak 1972 rajin pulang anting ka Sukabumi baru tahu ada pabrik keju di kota kelahiran ambu di 1950 itu. Haturnuhun neng.
Tah eta neng saur Gaby oge, pokoknya tante Ai kudu tetap menulis biar Gaby jadi ikut pinter. (Comment this)

Written by: Abah Eman pada 2007/04/01 - 04:02:48

No comments: