Sunday, March 11, 2007

Rina & Leo batal ketemuan.

Pagi tadi Leo datang sekira jam 8, lalu kuceriterakan perihal sms yang kemarin aku kirim ke Leo dan ke Rina. Kuserahkan juga buat dipelajari CV, photokopi KTP Wonosobo dan ijazah STIE Rina. Jam 11.54 memanggil Rina via sms.
"RIEN, LEO DAH DI WARNET LG BACA CV. DIA INGIN JUMPA. DATANG MAKE GAUN. TAMPIL CANTIK YA."
Rina datang sekira 30 menit kemudian, keduanya lalu kuperkenalkan. Saat2 pertama Rina meneruskan kirim CV ke alamat di Yahoomail yang semalam gagal kirim. masih gagal lalu kirim via ID raison@plasa.com. Selesai itu lalu keduanya terlibat percakapan perkenalan saling tanya ini itu. Leo mengaku klo dianya wakil Manager Resto Polo Camero di Sarinah. Sekira jam 14 Leo pamit mau ke Sarinah katanya dipanggil bos sambil membawa data2 Rina. Semoga aja bisa bantu carikan posisi kerja buat Rina.
Selepas Maghrib Rina datang ke warnet katanya janjian mo ketemu ma Leo. Tapi batal karena Leo gak mau datang ke warnet Raisone. Dari sms nya tertulis, "Jangan di warnet, aku malu sama pak Rais. Pak Rais baik tapi suka banyak ceritera. Ditunggu ya." Sementara Rina kusugestikan jangan pergi klo mo ketemuan sama Leo dipinggir jalan Kebon Kacang XXX. Entah apa maunya Leo? Apa dia lagi nguji standing Rina? Sebagai lelaki yang serius ingin segera nikah mungkin saja klo Leo perlu lakukan uji kualitas dan pribadi calonnya. Layak nikah bagi Leo atau tidak. Sayangnya cara Leo malahan menjatuhkan standingnya di mata dan hati Rina. Bagi Rina, Leo merupakan sosok pribadi egoistis kekanakan yang suka omong gede gak sesuai ma kenyataan.

Leo 15.50: "Jam 20 kita ketemuan di warnet lagi ya."

Rina 15.52: "OK deh. Nanti jam 8 saya ke warnet."

Leo: "Saya lagi makan nasgor, 15 menit lagi kita ketemuan di warnet ya..."

Rina 20.25: "Aku udah di warnet pak Rais nih. kamu masih lama?"

Leo: "Kamu kedepan ya saya malu klo ketemu di warnet pak Rais."

Rina 20.33: "Kenapa musti malu, saya kan udah bilang mo ketemu ma kamu di warnet pak Rais."

Leo 20.38 : Mau ketemu gak? Pak Rais baik tapi terlalu banyak ceritera ke orang. Aku malu. Dah ya."

Pikir Rina, "klo Leo memang punya niatan baik kenapa musti malu ketemu pak Rais. Lagian klo aku ketemu dia di jalan, nantinya mo duduk dimana. Masa dipinggir jalan?"

No comments: