Tuesday, October 12, 2004

Benangkusut

Fikiran ini layaknya segeblog benang kusut deh. Tentunya tak boleh dibiarkan agar tak menyerimped kaki sendiri. Biar cuma benang tapi kalau banyaknya segudang, salah buatan bahkan bisa saja menjerat leher sendiri. Ibarat kata pepatah, seperti teratak tumbuh di batu hidup segan mati tak mau. Huh! Kalau sudah begitu bakalan kayak apa sengsaranya sanubari. Makanya. Perlahan saja pada setiap saat ada kesempatan, benang kusut itu dibenahi. Tidak ngoyo kok tapi istiqomah saja. Konsisten sekira masih ada waktu, begitu.
Maklum saja karena modalnya juga teramat sangat terbatas. Karena juga ibarat pepatah. Berburu ke padang datar dapat rusa belang kaki, jadi guru kurang ajar murid pada kencing berlari. Namun sekecil apapun. Hatta sebesar zarrah sekalipun entah juga bagai setitik air di samudera jugapun. Itulah modal buat memulai membenahi benang kusut.
Barangkali saja nantinya bisa eman tidur sambil bersenyum. Wallohu.

No comments: